Selasa, 01 Mei 2018


Makanan Khas Bali

Pulau Bali tidak hanya terkenal dengan kekayaan alam yang indah, serta budaya beragam. Kuliner khas pulau dewata itu pun mampu menggoda para wisatawan untuk mencicipinya.


Makanan bali memang terkenal sangat enak dan banyak sekali macamnya, banyak wisatawan mancanegara yang tertarik ingin mencobanya menurut mereka makanan khas bali sangat enak dan membuat ketagihan

Terdapat banyak jenis makanan khas bali yang bisa anda dapatkan disini, berikut ini macam-macam makanan khas bali :
1. Ayam Betutu Bali
http://www.universalindonesia.com/wp-content/uploads/2012/10/ayam-betutu-bali.jpg
Ayam Betutu adalah lauk yang terbuat dari ayam atau bebek yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam. Betutu ini telah dikenal di seluruh kabupaten di Bali. Salah satu produsen betutu adalah desa Melinggih, kecamatam payangan kabupaten Gianyar. Ayam betutu juga merupakan makanan khas Gilimanuk. Betutu digunakan sebagai sajian pada upacara keagamaan dan upacara adat serta sebagai hidangan dan di jual. Konsumennya tidak hanya masyarakat Bali tapi juga tamu manca negara yang datang ke Bali, khususnya pada tempat-tempat tertentu seperti di hotel dan rumah makan atau restoran. Betutu tidak tahan disimpan lama.
2. Serombotan
http://www.universalindonesia.com/wp-content/uploads/2012/10/srombotan-bali.jpg
Srombotan adalah sayuran khas Klungkung Bali, terbuat dari sayur buah botor muda atau paku, toge, kobis yang dimasak setengah matang. kemudian diberi bumbu disebut kalas yang terdiri dari santan yang diberi tumbukan kunyit, lengkuas, bawang merah dan bawang putih, ketumbar dan sedikit kencur. Cara memasaknya yaitu degan dimasak hingga kental. Kalas inilah yang menjadi ciri khas serombotan yang kalau dihidangkan harus menggunakan kacang goreng dan nasinya bercampur ubi jalar atau nasi oran sele orang Bali menyebutnya. Sayur ini sudah mendunia, karena restorant Made dan beberapa restorant di Bali menjadikannya sebagai hidangan utama pada menunya. Adalah Bondan WInarno pembawa acara wista kuliner di trans tv yang memberikan istilah MAKNYUS alias enak murah dan enak untuk Srombotan ini. Dia seakan menjadi icon utama dibalik kelesatan sayuran di Bali saat ini
3. Nasi Jenggo
http://www.universalindonesia.com/wp-content/uploads/2012/10/Nasi-jenggo.jpg
Nasi jenggo (atau nasi jinggo) adalah makanan khas Bali yang serupa dengan nasi kucing, namun lauk disediakan sangat berbeda, umumnya adalah mie goreng, sambal, serundeng, dan ayam yang disuwir-suwir pedas. Namun nasi jenggo dapat ditambahkan dengan telur, tempe, dan tahu. Nasi jenggo umumnya dibungkus dengan daun pisang.
Sama seperti nasi kucing, porsi nasi jenggo sangat sedikit dan harganya murah (umumnya Rp. 1000,- sampai Rp. 5000,-), sehingga nasi jenggo kurang mengenyangkan dan biasanya dibeli beberapa bungkus.
4. Sate Susu
http://www.universalindonesia.com/wp-content/uploads/2012/10/sate-susu-300x267.jpg
Sate susu. Selama ini bali kita kenal sebagai salahsatu provinsi di indonesia yang agama terbesarnya adalah hindu dan islam hanya menjadi salahsatu agama minoritas, tetapi jangan dikira saat bulan ramadan seperti sekarang ini di bali tidak akan kita temukan keramaian yang berhubungan dengan ramadan. Salahsatu keramaian ramadan yang bisa kita temukan adalah pasar sore ramadan yang terletak di kampung jawa dan makanan paling di cari disana adalah sate susu yang memang menjadi makanan khas kampung jawa terutama saat ramadan.
Sate susu ini rasanya tidak seperti sate yang banyak kita temukan di jawa atau dimana-mana seperti sate madura atau sate klatak yang ada di jogja. Selain karena bahan dasar yang di gunakan berbeda, bumbu dan cara memasaknya juga berbeda. Dan karena sate susu ini berada di kampung jawa yang memang mayoritas penduduknya berasal dari jawa maka bisa dibilang rasa sate susu ini adalah perpaduan masakan jawa dan bali.
5. Jaja Bali
http://www.universalindonesia.com/wp-content/uploads/2012/10/Jaja-Bali-300x225.jpg
Jaja Bali adalah kue-kue basah ala Bali. Rasa kuee di Bali itu cenderung manis, selain suka pedas lidah orang Bali suka manis. Dari deretan kue-kue basah yang cukup terkenal di Bali, misalnya laklak, kelepon, dan bulung biasanya selalu menawarkan rasa manis. Orang Bali biasa membuat pemanisnya dari gula kelapa atau mereka menyebutnya dengan gula Bali.
Uniknya kue kelepon yang memiliki bentuk bulat-bulat seukuran bakso yang kecil dan di dalamnya berisi cairan gula merah, cara makannya haruslah ekstra hati-hati. Anda jangan langsung menggigitnya karena gula di dalam kue tersebut akan muncrat dan mengotori baju. Oleh sebab itu, sebaiknya harus dimasukkan terlebih dahulu, kalau sudah yakin mulut tertutup rapat, barulah menggigit kue tersebut, dan cres… rasakan sensasi cairan gula merah yang manis lumer di dalam mulut.
Anda bisa mendapatkan kue-kue ini di semua pasar tradisional. Harganya juga hanya sekitar Rp500,00 per kue. Murah bukan?

Sumber : http://jenismakanantradisional.blogspot.co.id/2013/02/makanan-khas-bali.html

WISATA SEJARAH, PURA GUNUNG KAWI TAMPAKSIRING


Berbicara tentang Bali, bukan hanya berbicara tentang pantai. Dijulukinya Bali sebagai Pulau Seribu Dewa bukan tanpa alasan. Mayoritas masyarakat Bali merupakan penganut Hindu yang menyembah Dewa. Mereka pun menggunakan Pura sebagai rumah ibadah sebagaimana lazimnya umat Hindu. Jumlah penganut Hindu yg mayoritas otomatis membuat Pulau Bali banyak dipenuhi oleh Pura. Namun, banyak masyarakat awam mengetahui Pura-Pura di Bali hanya sebatas Pura Tanah Lot atau Pura Uluwatu. Padahal masih banyak Pura yang menarik untuk dikunjungi di Pulau Seribu Dewa ini. Salah satunya adalah Pura Gunung Kawi Tampaksiring.

SITUS SEJARAH, PURA GUNUNG KAWI TAMPAKSIRING [BALI]

Pura Gunung Kawi Tampaksiring, bukan hanya obyek wisata pura biasa. Lebih dari itu, pura ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan ditetapkan sebagai situs kepurbakalaan oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Bali. Berada di kabupaten Gianyar, yang berjarak sekitar 35 km arah timur laut tepatnya berlokasi di Banjar Penaka, Kecamatan Tampaksiring, kabupaten Gianyar. Pura Gunung Kawi Tampaksiring pertama kali ditemukan pada awal tahun 1910. Posisi pura ini terbagi menjadi dua, barat dan timur, terbelah oleh aliran sunagi Pakerisan, salah satu sungai yang dikeramatkan di Bali. Asal usul nama Gunung Kawi sendiri belum diketahui secara pasti. Namun secara etimologi “Gunung Kawi” berasal dari kata “Gunung”, yang berarti pegunungan dan “Kawi”, yang berarti pahatan, sehingga “Gunung Kawi” dimaksudkan sebagai pahatan yang terdapat di pegunungan atau di atas batu padas.

SITUS SEJARAH, PURA GUNUNG KAWI TAMPAKSIRING [BALI]

Pura Gunung Kawi ini berada di dasar lembah. Untuk menuju ke pura kita harus menuruni sekitar 320 anak tangga. Namun, tidak usah khawatir akan kelelahan, karena sepanjang menuruni anak tangga, kita akan menemui warung-warung kecil, selain suguhan pemandangan hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata sebagai bayaran atas usaha menuruni ratusan anak tangga. Setelah sampai di dasar lembah, kita akan disuguhi oleh pahatan candi di dinding tebing, di sisi barat maupun timur pura. Hal inilah yang menjadi daya tarik Pura Gunung Kawi Tampaksiring.

Secara keseluruhan, pahatan candi di dinding Pura Gunung Kawi Tampaksiring menjadi empat gugusan. Yang pertama terdiri dari lima candi yang dipahat berderet dari utara ke selatan pada tebing di sisi timur sungai. Candi paling utara pada gugusan pertama ini digunakan untuk pemujaan roh suci Raja Udayana. Sedangkan, candi di sebelahnya merupakan istanauntuk permaisuri dan anak-anak Raja Udayana. Gugusan kedua terdiri dari empat candi yang berderet dari utara ke selatan pada tebing di sisi barat sungai. Dalam beberapa literaturnya, Dr. R. Goris, seorang arkeolog berkebangsaan Belanda, menyebutkan candi-candi ini berfungsi sebagai kuil untuk empat permaisuri raja. Gugusan ketiga merupkan bangunan biara dan ceruk yang dipahat pada tebing di selatan gugusan pertama. Sementara gugusan keempat merupakan candid an ceruk untuk bertapa. Pura Gunung Kawi sendiri terletak di samping gugusan candi pertama.

Pada Pura Gunung Kawi Tampaksiring ini juga terdapat makam abu Raja Anak Wungsu serta makam Raja Udayana, raja dinasti Warmadewa yang memimpin kerajaan terbesar di Bali, sehingga tak heran bila kompleks pura ini disebut pula sebagai makam Dinasti Warmadewa.



Sumber : https://www.kaskus.co.id/thread/54759341c2cb17a8178b456e/situs-sejarah-pura-gunung-kawi-tampaksiring-bali/

Tampak Siring Bali, Objek Wisata Pura Tirta Empul & Istana Presiden

Tampak Siring, nama sebuah kecamatan di kabupaten Gianyar, luas dari wilayah kecamatan Tampak Siring, sebesar 42,63 kilometer persegi. Jika anda berangkat dari airport Ngurah Rai Denpasar, maka anda perlu waktu satu jam lima belas menit, untuk ke tempat wisata di Ubud ini dengan mobil. Tampak Siring lebih dikenal dikalangan wisatawan sebagai sebuah pura yang bernama Tirta Empul.
Tampak Siring
Tirta Empul adalah nama sebuah pura yang terletak di kecamatan Tampak Siring. Pura Tirta Empul banyak dikunjungi para wisatawan, baik dari mancanegara maupun wisatawan domestik. Objek wisata Tirta Empul, merupakan salah satu, tempat liburan di Bali yang wajib dikunjungi. Di pura Tirta Empul, terdapat mata air dan juga digunakan oleh masyarakat pemeluk agama Hindu, untuk permandian dan memohon tirta suci.
permandian pura tirta empul
Untuk jalur pariwisata di Bali, Tampak Siring digunakan sebagai jalur persinggahan wisatawan yang telah berkunjung ke daerah objek wisata Ubud, seperti objek wisata sawah terasering Tegalalang, atau wisatawan yang telah datang dari tempat wisata Kintamani, menuju ke kawasan tempat wisata di Bali selatan.

Sejarah Tampak Siring Pura Tirta Empul

Nama Tampak Siring berasal dari kata Tampak yang berarti telapak dan Siring berarti miring. Usana Bali salah satu lontar yang menceritakan tentang sejarah Tampak Siring Bali. Telapak yang ada dalam nama tempat wisata ini, diceritakan sebagai telapak dari raja yang bernama Mayadenawa.
Sejarah Tampak Siring Pura Tirta Empul
Mayadenawa diceritakan seorang raja sakti, tapi memiliki sifat jahat dan beraggapan dirinya adalah seorang dewa. Karena bersifat jahat, maka Dewa Indra mengirim pasukan beliau, untuk menghancurkan Mayadenawa. Mayadenawa kalah perang melawan Dewa Indra dan Mayadenawa lari kehutan. Untuk menghilangkan jejak, Mayadenawa berjalan dengan memiringkan kakinya ke tengah hutan.
Walaupun Mayadenawa berusaha menghilangkan jejak, tapi usahanya melarikan diri gagal. Sebelum berhasil ditangkap oleh pasukan dewa Indra, Mayadenawa menciptakan mata air beracun. Dengan mata air beracun, Mayadenawa berhasil membunuh sebagian dari pasukan dewa Indra, yang mengejar Mayadenawa.
Untuk mengatasi mata air beracun dari Mayadenawa, Dewa Indra menciptakan mata air penawar racun. Mata air ini yang bernama Tirta Empul (air suci), oleh karena itu Pura yang memiliki mata air ini disebut dengan nama pura Tirta Empul. Hutan yang digunakan untuk Mayadenawa melarikan diri, dengan posisi kakinya dimiringkan inilah yang sekarang menjadi kawasan wisata Tampak Siring.

Istana Presiden Indonesia – Tempat Wisata Di Bali

Selain pura, di tempat wisata ini terdapat istana kepresidenan yang didirikan oleh presiden pertama Indonesia, IR Soekarno sebagai tempat peristirahatan beliau saat berkunjung ke Bali. Istana Tampak Siring di bangun dari tahun 1957 – 1960.
Pembangunan istana kepresidenan Tampaksiring dilakukan secara perlahan-lahan dan mengalami tahapan. Artiktek yang mendesain istana kepresidenan adalah RM Soedarsono. Bangunan awal yang di bangun pada tahun 1957 adalah wisma Merdeka dan wisma Yudistira.
Istana Tampak Siring
Istana Tampak Siring mengalami penambahan bangunan pada tahun 2003, yang diperuntukan untuk KTT ASEAN Summit XIV. Penambahan bangunan pada Istana Tampak Siring, berupa bangunan untuk sarana konfrensi dan resepsi tamu negara. Balai Wantilan yang ada di Istana Tampak Siring, juga mengalami renovasi untuk acara pertujukan kesenian tamu negara.
Tujuan dari pembangunan istana kepresidenan ini, sebagai tempat Presiden, keluarga presiden dan tamu negara beristirahat saat berkunjung ke pulau Bali.

Cara Terbaik Ke Pura Tirta Empul Tampak Siring

Jika anda liburan ke Bali, sebaiknya anda meluangkan waktu untuk datang ke kawasan wisata pura Tirta Empul dan berkunjung ke istana presiden. Banyak pengalaman dan hal baru yang akan anda ketahui, jika anda berwisata ke pura Tirta Empul. Jika anda menyukai objek wisata Tirta Empul, maka anda pasti akan menyukai objek wisata pura Taman Ayun Mengwi.
Tentunya saat ingin wisata ke pura Tirta Empul, anda pastinya akan memerlukan sarana transfortasi. Saat ini di Bali belum ada sarana transfortasi umum, dari tempat wisata Bali selatan menuju ke kawasan wisata pura Tirta Empul.
Jika anda menginap di kawasan wisata Ubud, menggunakan taksi salah satu saranan transfortasi yang dapat anda gunakan. Jika anda berencana mengunjungi lebih dari satu tempat wisata di Bali, tidak hanya ke pura Tirta Empul. Maka menggunakan jasa Bali sewa mobil supir salah satu cara terbaik untuk mendapatkan sarana transportasi murah.
Selain menyediakan jasa sewa mobil murah di Bali dengan supir, kami juga menyediakan jasa paket wisata di Bali untuk wisata ke pura Tirta Empul. Sebagian besar pelanggan kami yang memilih paket wisata saat liburan di Bali, tidak ingin ribet untuk memikirkan akan, biaya tiket masuk, biaya parkir kendaraan, biaya bahan bakar minyak serta biaya makan. Selain tidak ribet, dengan membeli paket wisata ke Bali, total biaya liburan akan jauh lebih murah dari pada anda tidak membeli paket tour.

Alamat & Harga Tiket Masuk

Untuk dapat memasuki areal kawasan wisata pura Tirta Empul, setiap pengunjung akan dikenakan biaya tiket masuk. Harga tiket masuk objek wisata pura Tirta Empul sebesar Rp 15.000 / orang. Jln. Ir Soekarno, Manukaya Let, Tampaksiring, Gianyar, Bali.



Sumber : https://www.rentalmobilbali.net/tampak-siring/